Teo Tiang Hernadi Kebanggaan SDK St. Vincentius 1 Surabaya


Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) telah melaksanakan 2nd Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) untuk menjaring atlet terbaik menuju SEA Games 2019. Indonesia Open telah berlangsung pada tanggal 1-9 Desember 2018 lalu di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Terdapat 4 disiplin cabor yang telah dipertandingkan yakni, cabang renang pada 1-5 Desember, cabang polo air pada 1-6 Desember, cabang renang artistik pada 7-9 Desember, dan cabang loncat indah pada 6-9 Desember.

Sekitar 2000 perenang dalam dan luar negeri yang telah mengambil bagian dalam ajang IOAC ini. Termasuk pereneng yang sebelumnya sudah masuk dalam pelatnas renang. Sedangkan perenang dari luar negeri datang dari Syria, Singapura, dan Malaysia.

Teo Tiang Hernadi, siswa SDK St. Vincentius 1 Surabaya yang sekarang sedang duduk dibangku kelas 6 yang juga tergabung dalam perkumpulan renang Hiu Surabaya ini merupakan salah satu kebanggaan sekolah.

Teo ikut mengambil bagian dalam 2nd Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) dalam cabang olahraga renang. Teo menduduki 2nd Winner - 4 x 50 m Medley Relay Men - Group 4 - 02.27.17 dan menduduki 2nd Winner - 4 x 50 m Freestyle Relay Men - Group 4 - 02.08.43.

Selamat kepada Teo Tiang Hernadi atas prestasinya yang luar biasa.
AKARTA, Kompas.com - Ajang Indonesia Open Aquatic Championships akan tetap dilangsungkan tahunan di Jakarta selama daerah lainnya belum memiliki sarana olahraga akuatik sebaik GBK Senayan, Jakarta. Hal ini diungkap wakil ketua umum PP PRSI, Harlin Rahardjo usai penyelenggaraan 2nd IOAC 2018 di stadion renang GBK Senayan, Rabu (05/12/21018). "Mungkin kalau kota lain ada yang memiliki sarana setidaknya seperti Palembang, kita bisa jalankan secara bergantian," kata Harlin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Indonesia Open Aquatic Championship Tetap di Jakarta", https://olahraga.kompas.com/read/2018/12/05/22355928/indonesia-open-aquatic-championship-tetap-di-jakarta.
Penulis : Tjahjo Sasongko
Editor : Tjahjo Sasongko